http://www.informasi-pendidikan.com/

Kamis, 07 Februari 2013

Perbedaan bank syariah dan bank konvensional

Perbedaan mendasar antara bank syariah dan bank konvensional terletak pada sistem bunga/riba. Walaupun terdengar sederhana tetapi perbedaan ini justru menjadi sangat menonjol mengingat persaingan yang ada didalamnya. Apabila bank konvensional mengklaim memberikan suku bunga terendah, bank syariah justru menawarkan bunga yang jauh lebih rendah dan bersifat lebih terbuka pada nasabah karena menganut sistem bagi hasil.
Berikut adalah beberapa perbedaan bank syariah dan bank konvensional:

a. Perbedaan Falsafah

Falsafah merupakan perbedaan pokok antara bank konvensional dan bank syariah. Bank syariah menganut sistem bagi hasil jadi sistem bunga tidak dilaksanakan seluruhnya pada semua aktivitasnya. Oleh karena itu dalam beberapa produk yang dikembangkan bank syariah memakai sistem bagi hasil. sedangkan bank konvensinal justru sebaliknya.

b. Konsep Pengelolaan Dana Nasabah
Bank syariah mengelola dana nasabah dalam bentuk investasi dengan menganut sistem bagi hasil. Semakin besar keuntungan yang diperoleh bank maka semakin besar pula keuntungan yang diperoleh nasabah. Begitupun sebaliknya, apabila dana investasi mengalami kerugian maka nasabah pun ikut mengalaminya. Sedangkan bank konvensional mempunyai hukum wajib membayar.
Tidak peduli berapapun keuntungan yang diperoleh bank, nasabah hanya di berikan keuntungan sesuai dengan tingkat bunga yang di sepakati.

c. Kewajiban Mengelola Zakat
Bank syariah dibebani sebagai pengelola zakat dimana bank syariah wajib membayar zakat, menghimpun, dan mencatatnya dalam sistem administrasi serta mendistribusikanya.

d. Struktur Organisasi

Struktur organisasi suatu bank syariah diharuskan mempunyai Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS mempunyai tugas untuk mengawasi segala aktifitas yang dilakukan bank agar selalu sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah Islam.


Rating: 4.5