http://www.informasi-pendidikan.com/

Minggu, 24 Februari 2013

Klasifikasi Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku adalah merupakan salah satu kelompok tumbuhan yang tertua yang masih dapat dijumpai di daratan. Tumbuhan paku atau tumbuhan berpembuluh tetapi tidak berbiji berdasarkan morfologinya memiliki 4 divisi yakni Psilopsida, Lycopsida, Equisetopsida atau Sphenopsida , dan Pteropsida. Berikut penjelasan dari keempat divisi tersebut :

1. Psilopsida

Psilopsida merupakan tumbuhan paku purba (primitif) yang sebagian besar anggotanya sudah punah dan ditemukan sebagai fosil. Psilopsida diduga hidup pada periode antara zaman Silurian dan Devonian. Hanya beberapa spesies saja yang masih hidup di bumi saat ini, misalnya Psilotum nudum. Psilopsida belum memiliki struktur akar dan sebagian besar tidak memiliki daun. Struktur akar psilopsida berupa rhizoma. Pada batang psilopsida terdapat sporangia.

2. Lycopsida

Lycopsida atau biasa dikenal dengan paku kawat atau disebut juga club moss (lumut gada) atau ground pine (pinus tanah). Sebenarnya lycopsida bukan merupakan lumut atau pinus. Lycopsida memiliki struktur daun berbentuk mirip rambut sisik dengan batang seperti kawat sehingga sering disebut juga sebagai paku kawat. Sporangium Lycopsida tersusun dalam bentuk strobilus. Umumnya Lycopsida merupakan tumbuhan epifit atau menumpang pada tumbuhan lain tetapi ada juga yang tumbuh tanah hutan daerah tropis .
Lycophyta mempunyai spora dalam sporofit. Ada juga beberapa Lycopsida yang tidak bisa melakukan fotosintesis, tetapi bersimbiosis dengan jamur. Lycopodium sp. Merupakan jenis lycophyta yang menghasilkan spora tunggal yang akan berkembang menjadi gametofit yang berukuran kecil. Selain lycopodium sp. Ada juga Selaginella yang dapat menghasilkan dua jenis spora (heterospora).

3. Equisetopsida (Sphenopsida)

Equisetopsida disebut juga sebagai paku ekor kuda (horsetail) karena tumbuhan paku ini memiliki percabangan batang yang khas berbentuk ulir atau lingkaran sehingga menyerupai ekor kuda. Tumbuhan paku ini memiliki bentuk daun mirip kawat dengan susunan daun berupa satu lingkaran. Equisetopsida memiliki homospora pada konus di ujung batangnya, mempunyai banyak daun, serta batang yang berongga dan beruas. Equisetopsida terdapat silika yang terkonsentrasi di batang sehingga tumbuhan ini sering dijadikan sebagai bahan penggosok.

4. Pteropsida

Pteropsida (paku sejati) atau pakis merupakan kelompok tumbuhan paku yang sering kita temukan di berbagai habitat, terutama di tempat yang lembab. Hingga saat ini terdapat lebih dari 12.000 spesies. Anggota pterophyta ada yang memiliki panjang hingga 9 meter. Pterophyta memiliki ciri-ciri daun yang besar atau berbentuk lembaran dan majemuk (terbagi menjadi beberapa lembaran), dengan tulang daun bercabang-cabang, dan sorus di bagian bawah daun. Daun yang masih muda menggulung (circinate). Sporofit Pteropsida mempunyai batang, akar serta daun. Ukuran batangnya bervariasi ada yang kecil dan ada juga yang berukuran besar seperti layaknya pohon. Batang Pteropsida berada di bawah permukaan tanah (rizom).

Itulah tadi penjelasan tentang klasifikasi tanaman paku. Semoga bisa bermanfaat bagi anda.
Rating: 4.5