http://www.informasi-pendidikan.com/

Senin, 04 Februari 2013

Belajar Sejarah - Sejarah Terusan Suez

Terusan Zues dibangun di Mesir pada tanggal 25 april 1859 oleh seorang insinyur Perancis bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps. Terusan ini mempunyai panjang 163 km dan dibangun dengan menghubungkan pelabuhan said (Bur Sa’id) di laut tengah dan Suez (Al Suways) di laut merah. Pembangunan terusan ini ini memakan waktu hingga 10 tahun dan dibuka pertama kalinya pada tanggal 17 November 1869.

Keberadaan terusan zues memungkinkan adanya transportasi air dari Eropa ke Asia tanpa harus mengelilingi afrika. Terusan ini terbentang dari port Tawfik di bagian selatan hingga port said di bagian utara.

Terusan Suez terdiri dari dua bagian, utara dan selatan yaitu Danau Great Bitter yang menghubungkan Laut Tengah ke Teluk Suez.

Pada tanggal 26 Juli 1956 terusan Zues di nasionalisasika oleh Presiden Gamal Abdul Nasir. Penasionalisasian ini mengakibatkan krisis suez karena pemerintahan Perancis tidak bisa menerima kekuasaan mesir pada suez. Pemerintah perancis bersekutu dengan pasukan inggris yang tergabung dalam gabungan Israel yang melakukan penyerangan pada 29 Oktober 1956.

Pada tahun 1854-1856, Khadif Mesir Said Pasha memberikan hak kepada Ferdinand de Lesseps untuk membangun Terusan Zues. Terusan ini selesai pada tahun 1969. Dana yang dihabiskan mencapai UU$ 41,86 juta.

Pemerintahan Mesir mengalami defisit pada tahun 1875 sehingga saham terusan zues harus dijual. Pada tahun 1888, konvensi konstatinopel menjamin semua kebebasan secara damai dan aman bagi kapal dari semua Negara yang ingin melewati kanal ini. Terusan zues di nasionalisasikan pada 26 Juli 1956 oleh Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser.

Pada tahun 1956, terjadi serangan brutal gabungan pemerintah Israel, pemerintah perancis, dan pemerintah Inggris. Israel menduduki Semenanjung Sinai, sedangkan posisi sepanjang terusan di duduki oleh Inggris dan Prancis. Pemerintah Israel memberikan hak kepada pemerintah mesir untuk membuka kembali terusan zues dan harus mengganti kerugian saham pemegang saham secepatnya.

Terjadinya perang Enam Hari yang mendorong Israel untuk menguasai Suez pada tanggal 9 Juni 1967 yang mengakibatkan Terusan Suez harus di tutup selama 8 tahun.

Pada 6 Oktober 1973 terjadi perang Yom Kippur yang membuat pasukan Mesir berhasil menguasai zues. Untuk membalas kekalahanya, Israel melakukan serangan balasan pada 16 Oktober 1973 dan berhasil memukul mundur mesir. Israel membangun sebuah jembatan di atas kanal agar dapat menyebrangi Zues. Dalam perang Yom Kippur Mesir dikalahkan secara militer akan tetapi memperoleh kemenangan secara diplomatik sehingga seluruh terusan Suez dan Semenanjung Sinai kembali di bawah kekuasaan Mesir. Setelah sempat ditutup akhirnya terusan zues dibuka kembali pada tahun 1975.
Rating: 4.5